Skill Neymar

Legenda Barcelona, Xavi, ternyata masih memiliki sikap kepedulian yang tinggi kepada rekan satu timnya, termasuk perhatian kepada Neymar. Dalam hal ini, Xavi mencoba memberikan sentilan kepada Neymar jika ingin selevel dengan Lionel Messi, dirinya harus bersikap lebih dewasa.

Neymar sempat merasakan main bareng bersama Messi dan Xavi. Akan tetapi, momen indah itu berakhir ketika keputusannya meninggalkan Nou Camp pada Agustus 2017 dengan hijrah ke PSG senilai 222 juta euro. Adapun nama Neymar masih menjadi salah satu pemain terbaik dunia, bersanding dengan Messi dan juga Ronaldo.

Terlepas dari predikat tersebut, nama Neymar ternyata tak bisa lepas dari berita negatif. Dimana bintang Brasil tersebut masih akrab dengan kritikan karena dinilai sering melakukan aksi diving dalam sebuah laga.

Neymar Atau Messi

Pada kesempatan waktunya, Xavi diminta memberikan penilaian soal dua mantan rekan setimnya itu. Xavi menjawab bahwa Messi saat ini masih satu langkah lebih unggul dari Neymar.

“Perbedaan sangat terlihat, untuk saat ini Leo berada satu langkah lebih depan dari Neymar. Dia melakukan semuanya dengan baik. Neymar harus lebih dewasa, tetapi dia sepertinya seorang pemain dengan kapasitas yang luar biasa untuk membuat perbedaan. Walau dia bisa berkembang, dia sudah berada dalam jajaran pemain hebat dunia,” buka Xavi.

Maradona Mengkritik

Neymar Messi

Analisa Xavi terhadap Messi sangat berbeda dengan pandangan yang dilontarkan oleh legenda Argentina, Diego Maradona, beberapa waktu lalu. Dalam hal ini, Xavi memperlihatkan perbedaan pendapat dan menekankan bahwa itu tidak sesuai dengan kenyataan.

“Messi adalah pemimpin yang luar biasa, mungkin dia orang yang diam ketika berada di ruang ganti, tetapi dia adalah seorang pemimpin sejati. Dia selalu menginginkan bola, menawarkan dirinya sendiri, punya kepribadian. Dia tidak pernah sembunyi,” lanjut Xavi.

“Saya tidak suka saat mantan pemain terlalu kritis dengan mantan rekan setimnya. Saya tidak hanya berbicara soal Maradona, tetapi secara umum, ini sangat tidak sejalan, dan saya sudah merasakan itu ketika berada di sampingnya.” tutup Xavi.

Messi dalam 5 tahun terakhir tak bisa lepas dari kritikan tajam soal kegagalannya mengantarkan gelar juara internasional untuk Argentina, dan yang terakhir gagal melangkah jauh di ajang Piala Dunia 2018 lalu. Komentar buruk semakin deras mengalir ketika sang pemain menolak bermain bersama Argentina di beberapa ajang uji coba kemarin.

Terlepas dari kabar buruk tersebut, Messi tetaplah sosok yang pantas menjadi panutan banyak pemain. Pembuktian sudah dia berikan dengan sukses mengantarkan banyak gelar untuk Barcelona, dan banyak catatan rekor pecah atas nama Messi.