Thibaut Courtois Ancam Chelsea

Thibaut Courtois diberitakan tengah berselisih dengan pihak Chelsea. Alasannya adalah karena klub ini mempersulit dirinya pindah ke Real Madrid.

Kiper timnas Belgia tersebut memang diberitakan sudah menjalin komunikasi dengan pihak Real Madrid dan menjadi incaran transfer musim panas. Namun, agaknya Chelsea masih ingin menjaga sang kiper tersebut sehingga dirinya kesulitan untuk pindah ke klub Spanyol itu.

The Blues sendiri sudah melakukan banyak hal demi menjadikan kipernya itu tetap memperkuat tim di musim baru ini, termasuk merayu Courtois untuk tidak menerima tawaran menarik Los Blancos dan menyodorkan kontrak baru di Stamford Bridge.

Akan tetapi, Courtois sudah memantapkankan diri untuk melanjutkan karirnya di klub lain. Ia bahkan sudah memutuskan tidak akan melanjutkan kontrak baru bersama klub Inggris tersebut dan tetap akan melanjutkan kontrak anyar di klub lain.

Peluang kiper berumur 26 tahun tersebut hengkang dari The Blues memang cukup besar dengan kontraknya yang tinggal semusim lagi. Namun demi melancarkan proses perpindahannya, Courtois bahkan melakukan ancaman pada klubnya itu jika menghambat harapannya pindah ke Real Madrid.

Ancaman itu yakni Courtois tak akan bersedia melakukan tanda tangan kontrak anyar bersama Chelsea dan akan hengkang klub ini dengan status sebagai pemain gratisan jika The Blues tak kunjung melepaskan selama sembilan hari mendatang.

Hal tersebut menjadikan sang manajer, Maurizio Sarri harus bertindak. Pelatih anyar tersebut akan melakukan pertemuan dengan kiper muda ini dan membicarakan kemungkinan dirinya berubah pikiran. Akan tetapi, sampai saat ini Courtois bahkan belum kembali ke timnya menjalani sesi latihan untuk laga pramusim sampai minggu mendatang.

Dapat dilihat dari tindakan Thibaut Courtois jika keputusannya sudah bulat untuk tidak bertahan di klub yang sudah membesarkan namanya tersebut. Sementara itu, Real Madrid diberitakan sudah menyediakan dana senilai 31 juta poundsterling atau sekitar Rp 586 miliar demi mendapatkan kiper Belgia tersebut.