Timnas Rusia di Piala Dunia 2018

Timnas Rusia di Piala Dunia 2018 diharapkan dapat menjaga kesehatan masing-masing jelang kompetisi besar mendatang. Salah satu yang diberlakukan adalah dilarangnya untuk mengkomsumsi “teh eksotis” dan obat asing supaya terjaga dari sanksi doping, yakni terbukti positif memakai zat obat-obatan terlarang.

Pihak Federasi Sepak Bola Rusia atau RFU mengungkapkan hal soal peringatan itu lewat media sosial twitter resmi mereka. Hal tersebut merupakan bagian dari peringatan untuk waspada pada semua jenis makanan dari Amerika Latin dan Cina.

“Kami senang dengan para pemain kami dan mereka terbukti tidak positif dalam tes selama ini. Jadi sangat penting untuk tetap waspada dan menjaga semua yang kami komsumsi,” tulis pihak RFU dalam pernyataannya.

Belum dipaparkan secara detail kenapa pihak sepak bola Rusia memakai twitter dalam mengumumkan hal ini demi mengawasi para pemainnya bertindak tak seharusnya.

Rusia saat ini bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 untuk kali pertama yang akan dibuka di tanggal 14 Juni hingga 15 Juli 2018 mendatang. Mereka juga akan bersiap dalam laga pembuka Rusia VS Arab Saudi 14 Juni mendatang.

Namun, persiapan mereka selalu dihambat dengan kekhawatiran soal skandal doping  yang terjadi pada beberapa atlet Rusia. Hal itu membuat pihak Rusia selalu hanya dapat tampil di bawah bendera Olimpiade saat ikut dalam Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan tahun ini.

Rusia menampik soal tudingan yang mengatakan jika mereka tengah menjalankan program negara dalam menolong atlet bersih dari doping sebelum dan selama Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi.

Skandal mengenai doping begitu berpengaruh lebih luas pada persiapan dalam sepak bola Piala Dunia 2018. Wakil Perdana Menteri, yakni Vitaly Mutko memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai presiden federasi sepak bola Rusia dan mengundurkan diri dari persiapan turnamen Juni nanti.