Murkanya Jose Mourinho Lihat MU Dilibas Tottenham Hotspur

Jose MourinhoJose Mourinho tak dapat menaham amarahnya karena pertahanan di timnya melakukan kesalahan fatal setelah Manchester United kemasukan dalam waktu yang sangat singkat yakni 11 detik.

Dalam laga yang dilaksanakan di Stadion Wembley, Manchester United berhadapan dengan Tottenham Hotspur, namun baru saja bermain penonton sudah dikejutkan oleh gol awal dari Christian Eriksen hanya 11 detik di awal laga. Sepakan tersebut nyatanya membuat Hotspur kian semangat dengan kemenangan penting di hari Kamis kemarin.

Spurs semakin mengokohkan kemenangan dengan adanya gol kedua setelah Phil Jones terlibat gol bunuh diri di menit ke-28 dan Jose Mourinho begitu marah dengan timnya karena di awal laga saja mereka sudah tampil buruk.

“Saya merasa ini berjalan tak seharusnya dan kami kemasukan hanya hitungan belasan detik. Itu langsung dari kick off, itu begitu menyedihkan. Gol tersebut terjadi beberapa detik dan sangat berpengaruh besar dengan tim lawan yang semakin tampil mengesankan,” ucap Mourinho.

Lebih lanjut, sang pelatih memaparkan jika kedua gol itu adalah hal yang lucu dan tak terduga. Gol awal merupakan kesalahan fatal walaupun faktanya semua berlangsung dengan cepat. Pelatih berumur 55 tahun tersebut mengungkapkan jika gol tersebut benar-benar buruk. Setelah gol awal,  timnya bereaksi dengan baik dan berupaya untuk menciptakan gol balasan walau pada akhirnya tidak terjadi.

“Gol kedua malah lebih naas. Bunuh diri untuk tim. Sebuah tim yang ingin menang dalam laga membutuhkan gol dan bertahan dengan baik, dalam laga tersebut mereka juga tampik menurun.” Ucapnya dengan nada kesal.

Selain itu, Jose Mourinho secara tegas juga mengatakan jika cedera lutut menjadi alasan menarik Marouane Fellaini yang hanya tujuh menit bermain setelah menempati bangku cadangan. Pemain dari Belgia tersebut sepertinya kecewa karena digantikan, namun sang pelatih memiliki alasan demi menjaga kesehatan cedera ligamen lateral di lututnya.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Comments are closed.