Neymar Gabung di PSG, Bagaimana Nasib Cavani?

Edinson Cavani sedang merasa senang bergabung di Paris Saint-Germain yang menjadi andalan di lini depan. Namun, sepertinya dengan hadirnya Neymar dapat menggusur posisi terbaik Cavani selama musim ini.

Edinson Cavani pernah mengalami tidak nyamannya menjadi pemain nomor dua ketika Paris Saint-Germain masih mempunyai Zlatan Ibrahimovic. Saat itu, dirinya menjadi pemain di PSG dari Napoli di tahun 2013 yang lalu, satu tahun setelah Ibrahimovic menjadi pemain di klub tersebut.

Diperoleh dengan harga 63 juta euro dan merupakan pemain paling mahal untuk PSG selama ini, nyatanya tidak menjadikan Cavani sebagai pemain andalan di lini depan. Cavani kemudian membuktikannya melalui performanya selama ini.

Pada musim awalnya, Cavani menciptakan 25 gol dari 43 laganya, kemudian menciptakan 31 gol pada musim keduanya walau turun di musim ketiganya dengan hanya menciptakan 25 gol. Pada musim ketiga tersebut, karir selanjutnya Cavani di PSG sempat dipertanyakan.

Beritanya, Cavani tidak senang menjadi pemain kedua dengan Zlatan Ibrahimovic sebagai pertama pilihan pelatih kala itu Laurent Blanc. Dalam skema 4-3-3, Cavani memang menjadi pemain penyerang sayap dari awal debutnya dan Ibrahimovic jadi pemain tengah, posisi idaman Cavani.

Laurent Blanc dalam pernyataannya di Januari 2016 lalu, sempat memaparkan tidak akan mengesampingkan Ibrahimovic hanya untuk menjadikan Cavani menjadi pemain lini tengah. Itulah yang menjadikan Cavani sempat ingin meninggalkan klub ini pada musim 2015/2016 yang lalu.

Namun, sepertinya keberuntungan berpihak padanya kala Ibrahimovic hengkang pada musim panas yang lalu kemudian Blanc berhenti sebagai pelatih mereka. Hadirnya Unai Emery yang menajdi pelatih anyar mereka yang kemudian menjadikan Cavani pemain andalan.

Pemain dengan nama beken El Matador itu lalu dipercaya menjadi penyerang tengah dan itu dia percayai melalui catatan golnya yang begitu mengesankan di musim lalu. Walau tak berhasil menjadikan PSG meraih posisi Liga Prancis, Cavani membukukan 49 gol dari 50 laganya atau hampir menciptakan gol tiap berlaga.

Sebanyak 131 gol sudah diciptakannya dari 200 laga yang membuatnya sebagai mesin gol yang kedua selama ini di PSG, walau masih di bawah Zlatan Ibrahimovic. Edinson Cavani sepertinya memang berhak atas tempat sebagai penyerang lini tengah.

Namun, nampaknya posisi bintang sepakbola dunia ini pada musim ini kembali berubah setelah PSG mendapatkan Neymar dari Barcelona. Dengan nilai 222 juta euro ditambah 30 juta euro per musim, bintang sepakbola dunia ini akan memperoleh posisi inti di lini depan.

Unai Emery sepertinya dapat menurunkan Cavani demi memasukkan Ney dengan Canavi di sisi kiri atau mungkin Ney ada di sisi kiri, seperti posisinya di Barcelona.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Comments are closed.