Sam Allardyce Menyesal Tak Pertahankan Posisinya di Timnas Inggris

Sam Allardyce mengatakan jika dirinya tak seharusnya hengkang dari tugasnya sebagai pelatih timnas Inggris. Pasalnya, sampai saat ini dirinya masih memikirkan hal tersebut.

Pelatih 62 tahun itu hanya menjadi pelatih untuk satu laga timnas Inggris setelah di Juli tahun lalu, pada saat mereka menang 1-0 atas Slovakia pada bulan September. Sam Allardyce lalu mundur dari posisinya setelah sepakat dengan pihak FA Inggris. Hal itu karena dirinya menjadi salah satu terkait dalam kasus pelanggaran aturan transfer pemain.

Dalam pernyataan FA menuliskan jika sikap Allardyce tak dibenarkan dan Gareth Southgate menjadi pelatih sementara, namun, kala itu, Allardyce masih menjadi manajer Crystal Palace yang kemudian memilih hengkang dari Selhurst Park pada akhir musim lalu.

Walau demikian, peristiwa itu berlangsung lebih dari setahun yang lalu, Allardyce mengungkapkan jika dia sampai saat ini masih memikirkan karirnya kala itu dan merasa menyesal dengan apa yang terjadi. Dia juga berjuang untuk tak begitu memikirkan hal tersebut lagi dalam pikirannya.

“Ya, saya menyesal. Dari sisi hukum, ini menjadi hal yang sulit untuk saya ungkapkan, namun saya merasa secara pribadi saya tak seharusnya pergi. Saya tak dapat melaju dengan baik dalam hal ini, tapi sudah terjadi. Jika seandainya semuanya bersabar dan melihat dengan sudut pandang berbeda, mungkin, saya seharusnya tetap berada bersama timnas Inggris. ” tuturnya.

Baginya, ini pengalaman yang berat termasuk untuk keluarganya. “ Padahal semua yang mereka katakan dan lakukan tanpa adanya bukti. ” ucapnya lagi.

Selain menyesal, Sam Allardyce begitu terbeban kala laga timnas Inggris dia saksikan baru-baru ini. Ini menjaid hal menyedihkan untuknya yang sudah berupaya keras mendapatkan karirnya sebagai pelatih timnas. “ Menjadi pelatih timnas Inggris menjadi puncak dari karir saya sebenarnya,” ucapnya lagi.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Comments are closed.